Detaksilampari.com, MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU BM) Mura, berhasil merampungkan 15 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan sepanjang tahun 2025.
Adapun 15 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan yang telah diselesaikan tersebut, yakni peningkatan Jalan Simpang Gegas-Sugih Waras, jalan Mambang (Pecah Kuali) – Beliti Jaya, jalan Sadar Karya G2 Dwijaya, jalan Lubuk Ngin – Sukadana, peningkatan jalan Sukamana – SP.2 Karya Mulya, peningkatan jalan Lubuk Besar Jayaloka – Sungai Bunut, Jalan SP. Pangkalan Tarum – Pangkalan Tarum dan peningkatan jalan SP. Dangku – Pagar ayu – Lubuk Sari.
Kemudian, peningkatan struktur jalan Lubuk Tua – Tugu Sempurna (Eks TMMD), jalan Prabumulih I – Translok Pauh (Batas MURATARA), jalan Megang Sakti I – Megang Sakti III, jalan Sadar Karya – Leban Jaya.
Selanjutnya, peningkatan kapasitas jalan SP. 9 Bangun Jaya – SP.3 Trimukti (Batas Lahat), jalan SP. Kerambil – Mandi Aur dan Pembangunan Jembatan Air Megang Desa Trisakti.

Kepala Dinas PU Bina Marga, Alawiyah menyampaikan, rampungnya kegiatan tersebut merupakan komitmen Pemkab Mura di bawah kepemimpinan Bupati Hj Ratna Machmud dan Wabup H Suprayitno dalam mewujudkan visi Musi Rawas Mantab (Maju, Mandiri, Bermartabat) dan Berkelanjutan.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami pemerintah daerah, dalam mewujudkan secara konkret melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Mura,” kata Alawiyah.
Masih dikatakan Alawiyah, pemantapan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama. Mengingat jalan dan jembatan merupakan urat nadi pembangunan wilayah. Infrastruktur yang memadai dan diyakini mampu memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta membuka akses pendidikan dan layanan kesehatan secara lebih merata.
“Pembangunan infrastruktur yang telah diselesaikan, merupakan bentuk nyata keseriusan kami pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Alawiyah, menurutnya infrastruktur yang baik menjadi fondasi penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Dia menambahkan, pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik semata, tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Kami percaya jalan dan jembatan bukan hanya hamparan aspal dan bentangan beton. la adalah penghubung harapan dan jembatan masa depan bagi generasi kini dan mendatang,” jelas Alawiyah.
Alawiyah juga menjelaskan, seluruh proses pembangunan dirancang secara terencana, terukur, berorientasi pada keberlanjutan, serta memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan. Dengan infrastruktur yang mantap, mobilitas masyarakat semakin lancar dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh secara signifikan.

“Kami akan terus memastikan pembangunan berjalan dengan kualitas terbaik, selaras demi terwujudnya Musi Rawas Mantab dan Berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Bina Marga Firman mengatakan, bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Bagi kepala daerah, jalan dan jembatan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan investasi jangka panjang untuk membuka akses, menggerakkan ekonomi, dan menciptakan pemerataan pembangunan,” katanya
Dirinya menjelaskan, tingkat kemantapan jalan Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2025 mencapai 67,13 persen, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 54,04 persen. Dari total panjang jalan kewenangan kabupaten sepanjang 1.406,62 kilometer yang tersebar pada 170 ruas jalan, capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan program prioritas kepala daerah.

Dari capaian ini tersebut kata Firman, berhasil mengantarkan Kabupaten Musi Rawas meraih Juara II Kategori Pemerintah Kabupaten dalam Lomba Penilaian Kinerja Bidang Kebinamargaan Penyelenggaraan Jalan Tahun 2024 tingkat nasional dari 416 kabupaten se-Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri PUPR, Diana Kusumastuti.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur di Musi Rawas berjalan terencana, terukur, dan berdampak. Hadiah sebesar Rp30 miliar dari Kementerian PUPR kami manfaatkan untuk peningkatan Jalan Simpang Gegas-Sugih Waras sepanjang 6,4 kilometer,” paparnya. **
Editor : Andi Salahudin













