Detaksilampari.com, LUBUKLINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat mengungkapkan bahwa pembangunan tower di wilayah blank spot seperti Petanang Ulu dan sekitarnya merupakan suatu keniscayaan sekaligus bagian dari program janji kampanye saat Pilkada 2024 lalu.
Terkait hal tersebut, Pemkot Lubuk Linggau bekerja sama dengan PT Telkomsel akan membangun tower sementara sebagai langkah awal untuk mengatasi keterbatasan jaringan internet di wilayah itu.
“Saya berharap tower yang dibangun nantinya dapat bersifat permanen, mengingat keterbatasan akses internet dapat menyebabkan suatu wilayah menjadi tertinggal. Apalagi di era digital saat ini yang sangat membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan sumber pengetahuan,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Menurut dia, hingga saat ini masih ada beberapa wilayah blank spot di Kota Lubuk Linggau. Oleh karena itu, pembangunan tower merupakan suatu keniscayaan dan harus segera dilaksanakan sehingga program pengentasan blank spot dapat terealisasi.
“Target kita, pada tahun 2026 seluruh wilayah blank spot dapat terselesaikan,” ujarnya.
Terkait kendala teknis di lapangan terutama mengenai tegangan listrik, maka akan dikoordinasikan dengan pihak PT PLN.
Pastinya dia berharap dalam proses pembangunan tower nantinya tidak ada kendala lahan serta tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Sementara itu, Kepala Diskominfotiksan Kota Lubuk Linggau, Ervan Affansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa rencana pembangunan tower akan dilakukan di Malus, tepatnya di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, bekerja sama dengan pihak Telkomsel.
Sejauh ini wilayah yang masih mengalami blank spot diantaranya Malus, Taba Baru, Marga Bakti, Binjai, dan Belalau I.
Pada kesempatan yang sama, Manager Telkomsel Lubuk Linggau, Okto, menjelaskan secara internal pihaknya telah melakukan pengukuran teknis setiap tahun untuk menentukan lokasi prioritas pembangunan tower.
Wilayah Petanang Ulu telah masuk dalam rencana pembangunan, namun masih terdapat beberapa kendala teknis.
“Petanang Ulu sudah masuk dalam program kami. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi diantaranya terkait kelistrikan yang perlu dikoordinasikan dengan pihak PLN,” ujarnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Emra Endi Kusuma, Kepala Disdikbud, Achmad Asril Asri, Kepala Dinas Perkim, Febrio Fadilah, Kepala Dinas Sosial, Hasan Andria, Kepala Dinas DPMPTSP, M Johan Imam Sitepu, Plt Camat Lubuk Linggau Utara I, Meriza Diana, serta para Ketua RT. **
Editor : Andi Salahudin
Sumber Berita : Inspirasi Media













