Detaksilampari.com, LUBUKLINGGAU – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengingatkan tiga poin penting yang harus diperhatikan kepala daerah (Kada) terkait program tiga juta rumah yang menjadi prioritas Presiden.
Ketiga point tersebut antara lain, perlunya langkah-langkah untuk mempermudah perizinan dan prosedur pembangunan rumah.
Kedua, memastikan ketersediaan lokasi serta komitmen anggaran pada APBD, baik untuk pembangunan langsung maupun dukungan fasilitas seperti sanitasi dan infrastruktur penunjang lainnya.
Dan ketiga, peningkatan pemahaman kepala daerah terkait skema pembiayaan yang tersedia dalam program tersebut.
Demikian pula dengan program MBG, Wamendagri mengimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar SPPG dapat memanfaatkan halaman rumah untuk bercocok tanam, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan membantu menekan inflasi daerah.
“Kami berharap memasuki pergantian tahun, pemerintah daerah bersama masyarakat tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui berbagai rangkaian kegiatan penguatan ekonomi,” ujarnya saat memimpin Rakor Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan MBG serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, Senin (17/11/2025).
Menurut Bima Arya, berdasarkan data nasional, inflasi pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86 persen, menjadi angka tertinggi sepanjang tahun berjalan.
“Secara global, Indonesia berada pada peringkat 88 dari 186 negara dalam tingkat inflasi,” tandasnya.
Dari Pemkot Lubuk Linggau dihadiri Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Kamaludin, Kepala Dinas Pertanian, Hj Dwi Eri Yanti, Kepala Disperindag, Medhioline Sapta Windu, Kabag Perekonomian dan SDA, Yulia Efrina, serta jajaran OPD terkait lainnya. **
Editor : Andi Salahudin
Sumber Berita : Inspirasi Media













