Polsek Jayaloka Identifikasi Korban Bunuh Diri Diduga Lompat ke Dalam Sumur

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detaksilampari.com, MUSI RAWAS – Adanya musibah meninggal dunia diduga akibat bunuh diri dengan cara melompat kedalam sumur di kebun belakang rumah warga di Desa Sukowono, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Diketahui identitas korban, Darpin (68), warga Dusun II, Desa Sukowono, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura, sekitar pukul 12.15 WIB, Jumat (16/8/2024).

Mendapat informasi tersebut, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Jayaloka, Iptu Purnama Mentary Sampe SH, didampingi para personel Polsek Jayaloka dan personel Satreskrim Polres Mura, meluncur ke TKP, guna memastikan kejadian tersebut.

Setiba di lokasi, dilakukan pengecekan luar jenazah korban dan keterangan saksi-saksi, kuat dugaan bahwa korban mengakhiri nyawanya dengan cara bunuh diri dengan cara melompat kedalam sumur.

Baca Juga :  Buka Rakor Penanggulangan Karhutla, Ini Yang Disampaikan Bupati

Korban diduga meninggal akibat tenggelam di dalam sumur, disertai dikuatkan dengan Barang Bukti (BB), didekat jenazah korban ditemukan satu buah topi, baju, celana korban.

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Jayaloka, Iptu Purnama Mentary Sampe SH, didampingi Kasi Humas, AKP Herdiansyah, saat dikonfirmasi dilokasi kejadian, sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (16/8/2024).

“Ya, bermula, mendapatkan informasi dari warga, adanya laporan warga meninggal dunia dengan cara bunuh diri melompat kedalam sumur di kebun belakang rumah warga di Desa Sukowono, Kecamatan Jayaloka. Maka dari itulah, saya beserta personel Polsek Jayaloka dan anggota Satreskrim Polres Mura, meluncur ke TKP, untuk meninjau langsung informasi tersebut,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Kondusif, Polres Musi Rawas Kawal Pengamanan Pengajian Akbar dan Tasyakuran Wisuda Santriawan-Santriawati di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Baroqah

Kapolsek menjelaskan, setelah menerima informasi tersebut, kami langsung meluncur ke lokasi dan setiba di lokasi ternyata posisi korban sudah diangkat dari dalam sumur.

Selanjutnya, berkoordinasi/menghubungi petugas kesehatan Puskesmas Jayaloka, untuk dilakukan pemeriksaan luar terhadap korban dan petugas kesehatan menjelaskan bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia dan ditubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan.

Kemudian, jenazah korban, langsung dibawa dan diiringi oleh sanak keluarga, tetangga menuju rumah duka.

“Setiba di rumah duka, langsung disambut isak tangis keluarga, tetangga dan warga. Selanjutnya jenazah langsung dimandikan, dikafani dan akan dikebumikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan,
dari keterangan saksi, keluarga korban, berinisial TR (32), ketika pulang ke rumah mengetahui korban tidak berada di rumah.

Baca Juga :  Wabup H Suprayitno Pimpin Apel Pagi Bersama

Kemudian, TR berinisiatif mencari korban ke kebun sawit yang berada di belakang rumah korban, setibanya di TKP, TR menemukan korban sudah tenggelam di dalam sumur yang ada di lokasi kebun tersebut, lalu TR memberitahu kepada keluarga kejadian tersebut.

Namun, dari keterangan saksi tidak lain, Sekretaris Desa Sukowono, Dewantha Marga Dwi Sari bahwasanya korban pernah mencoba melakukan upaya bunuh diri, satu bulan yang lalu, tetapi upaya tersebut gagal di karenakan tali yang di gunakan untuk percobaan bunuh diri putus.

“Dan, dari keterangan saksi, korban nekat bunuh diri lantaran depresi karena menderita penyakit gula/diabetes. Namun, musibah kejadian tersebut pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas disertai dengan surat pernyataan pihak keluarga korban,” tuturnya. **

Editor : Andi Salahudin

Sumber Berita : Humas Polres Mura

Berita Terkait

LAPOR-SP4N, Jembatan Digital Pemerintah dan Masyarakat
PEKPPP 2026, Dorong Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Musi Rawas Kembali Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut
Bupati Musi Rawas Lepas ASN Purna Bakti dalam Apel Bersama
Kapolres : Jangan Ada Lagi Bakar Hutan dan Lahan
Resmikan Gedung Sekretariat PKK Musi Rawas, Febrita Lustia Apresiasi Kegigihan Kader
Bupati Lantik 192 CPNS Menjadi PNS Musi Rawas
Pimpin Rakor Stabilisasi Harga TBS, Ini Yang Ditegaskan Bupati
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:10 WIB

LAPOR-SP4N, Jembatan Digital Pemerintah dan Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:58 WIB

PEKPPP 2026, Dorong Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Musi Rawas Kembali Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Senin, 8 Juni 2026 - 20:30 WIB

Bupati Musi Rawas Lepas ASN Purna Bakti dalam Apel Bersama

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

Kapolres : Jangan Ada Lagi Bakar Hutan dan Lahan

Berita Terbaru

Advertorial

LAPOR-SP4N, Jembatan Digital Pemerintah dan Masyarakat

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:10 WIB

Musi Rawas

Pemkab Musi Rawas Kembali Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:00 WIB

error: Content is protected !!