Detaksilampari.com, MUSI RAWAS – Momentum hari jadi Kabupaten Musi Rawas (Mura) ke – 83 tahun, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru mengingatkan jangan sekali-sekali untuk melupakan sejarah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Herman Deru saat menghadiri rapat paripurna, dalam rangka memperingati puncak Hut Kabupaten Musi Rawas Ke – 83, di gedung dprd setempat, Muara Beliti, Senin (20/4/2026).
Dijelaskan Gubernur Sumsel H Herman Deru, bahwa Kabupaten Musi Rawas merupakan daerah tua nomor dua setelah Kota Palembang.
Provinsi Sumsel kata gubernur, terdiri dari 17 Kabupaten dan Kota. Namun ada tujuh daerah yang merupakan daerah tua, dan 10 lainnya merupakan daerah pemekaran di tahun 2000 an.
“Kita mengulas kembali, daerah tertua di Sumsel itu yang pertama Palembang yang sudah lahir jauh sebelum reformasi. Kedua, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Muara Enim, Lahat, Ogan Komering Ilir (OKI) dan yang ketujuh, Ogan Komering Ulu (OKU),” jelasnya.
Herman Deru juga menyampaikan, bahwa diusia ke 83 tahun saat ini, Musi Rawas merupakan sebuah kabupaten dengan cerita panjang, mulai dari capaian prestasi hingga tantangan yang telah dihadapi.
Dirinya mengulas kembali, bagaimana tantangan dan kemudahan pada zaman duhulu para leluhur yang mengelola pemerintahan ini.
Dikatakannya, kalau kemudahannya bisa disampaikan satu komando bisa jalan. Tapi tantangannya, untuk menerima undangan saja ke palembang perlu memakan waktu yang cukup lama, karena alat komunikasi belum canggih dan perjalanan ke Palembang paling naik kereta api pilihannya.
Tetapi sekarang kata Herman Deru, semua sudah serba ada kemudahan, bahkan moda transportasi udara pun sudah tersedia di Bumi Silampari ini. Artinya, kemudahan sudah didapat. Ini merupakan capaian yang dikarenakan perjuangan yang tidak mudah.
Gubernur juga mengatakan, sampai dengan generasi kepemimpinan Bupati Ratna Machmud saat ini punya legacy dan peninggalan, yang menjadi tanggal untuk kepemimpinan berikutnya.
“Saya mengajak di momentum hari jadi kabupaten ke – 83 tahun ini, untuk mengenang dan juga sekaligus menghormati semua peninggalan dari setiap kepemimpinan yang ada di Musi Rawas ini,” ajaknya. (Adv)
Editor : Andi Salahudin













