Detaksilampari.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Langkah serius ini dibuktikan langsung Bupati Hj Ratna Machmud dengan melakukan audiensi bersama jajarannya bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), di Gedung Kemensos RI, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan tersebut, difokuskan pada pematangan rencana pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program gagasan pemerintah pusat untuk menyediakan layanan pendidikan gratis berkualitas dengan konsep berasrama (boarding school).
Program ini dirancang khusus untuk memutus rantai kemiskinan dengan menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Hj Ratna Machmud menjelaskan bahwa, kunjungan kerja ini merupakan respons cepat atas surat usulan pembangunan Sekolah Rakyat dari Kemensos RI. Ia menegaskan, Pemkab Mura telah merampungkan seluruh persyaratan administrasi dan teknis yang diperlukan.
Sebagai bukti kesiapan kata Ratna Machmud, pemerintah daerah telah menyediakan lahan strategis milik daerah seluas 6,3 hektar yang berlokasi di Kecamatan Muara Beliti.
“Lahan yang kami siapkan sudah mengantongi dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) serta Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR). Bahkan, lokasi tersebut telah disurvei langsung oleh Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Selatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan dinyatakan sangat layak,” ujar Bupati Ratna Machmud.
Lebih lanjut disampaikan Bupati, bahwa pemerintah daerah berharap kesiapan matang ini dapat mempercepat proses penetapan wilayahnya sebagai salah satu penerima manfaat program prioritas ini.
Sementara itu, langkah proaktif Pemkab Mura mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Wakil Ketua II Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Ahmad Jauhari yang menyambut positif keseriusan dan gerak cepat yang ditunjukkan Bupati Ratna Machmud.
Jauhari mengungkapkan bahwa saat ini Kemensos tengah mematangkan proses penetapan 89 lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi kesiapan Pemkab Mura. Semoga usulan ini segera terealisasi. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pada Juli 2027 nanti Sekolah Rakyat di Musi Rawas sudah siap menyambut siswa baru,” katanya.
Melalui pemenuhan dokumen yang cepat dan koordinasi intensif ini ungkap dia, kehadiran Sekolah Rakyat di Musi Rawas diharapkan tidak hanya sekadar menjadi fasilitas pendidikan baru, melainkan menjadi pilar utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal serta menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan. **
Editor : Andi Salahudin













