Detaksilampari.com, MUSI RAWAS – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) dalam memajukan sektor pertanian semakin nyata. Hal ini terlihat saat jajaran Pemkab Mura sambut audiensi dari PT Industri Padi Nusantara guna membahas potensi investasi di sektor pengolahan padi.
Audiensi tersebut, dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Rawas H Ali Sadikin, didampingi jajaran Pemkab Mura, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Rabu (29/04/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI H. SN Prana Putra Sohe, Direktur PT Industri Padi Nusantara H. Andi Nursyam Halid. Turut mendampingi, Dekan Universitas Hasanuddin Dr. Rismanesti, jajaran akademisi, Staf Ahli Bupati, Asisten, serta Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Musi Rawas.
Dalam sambutannya, Sekda Musi Rawas H Ali Sadikin menegaskan bahwa padi bukan sekadar komoditas bagi Musi Rawas, melainkan tulang punggung ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran investor di bidang pengolahan padi disambut dengan tangan terbuka.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Industri Padi Nusantara. Musi Rawas adalah daerah yang menitikberatkan pembangunan pada sektor pertanian. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari kerja sama strategis yang saling menguntungkan,” ujar Sekda.
Ditambahkan Sekda, bahwa Pemerintah Kabupaten Mura berharap kehadiran perusahaan ini tidak hanya menjadi unit bisnis semata, namun memberikan dampak nyata melalui penyerapan hasil panen, perusahaan diharapkan mampu menyerap gabah petani secara maksimal.
Kemudian lanjutannya, untuk stabilitas harga guna memastikan harga beli yang layak dan sesuai standar untuk melindungi nilai tukar petani. Serta, ketahanan pangan untuk memperkuat posisi Musi Rawas sebagai lumbung pangan di tingkat daerah maupun nasional.
Dia juga menegaskan, bahwa sebagai bentuk dukungan terhadap iklim investasi, Pemkab Musi Rawas menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dan mendukung operasional perusahaan, selama seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami harapkan melalui audiensi ini, didapatkan kesepakatan konkret yang mampu meningkatkan taraf hidup para petani. Juga, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan di Kabupaten Musi Rawas,” harapnya. **
Editor : Andi Salahudin













