Detaksilampari.com, MUSI RAWAS – Mewakili Bupati Musi Rawas, Asisten Administrasi Umum dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Rawas, David Pulung, secara resmi membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Musi Rawas Tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sekretariat Perpanjangan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Musi Rawas, Muara Beliti, Kamis (18/6/2026).
Mengusung tema dalam bimtek ini, “Melalui Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Perpustakaan Desa, Kita Dapat Mewujudkan Literasi Masyarakat Yang Kondusif Dan Berkelanjutan.”
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas H Riza Novianto Gustam, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Bunda Literasi Desa/Kelurahan se-Kabupaten Musi Rawas.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum dan Keuangan, David Pulung, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini demi kemajuan literasi di tingkat desa.
“Izinkan saya atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan pribadi, menyambut baik dilaksanakannya bimbingan teknis ini. Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan desa sebagai pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat, maka diperlukan peningkatan kapasitas bagi tenaga pengelola perpustakaan desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, David Pulung menjelaskan bahwa perpustakaan desa memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung peningkatan budaya baca masyarakat. Namun, ia tidak menampik bahwa saat ini masih terdapat berbagai kendala di lapangan.
Dirinya juga menyampaikan beberapa tantangan utama yang dihadapi meliputi, aspek manajemen dan pelayanan seperti, tata kelola administrasi yang perlu dioptimalkan. Kemudian, fasilitas guna penataan tata ruang perpustakaan agar lebih representatif.
Selanjutnya, promosi sebagai upaya untuk mengajak masyarakat agar aktif berkunjung. Serta, jompetensi SDM untuk Kebutuhan akan tenaga pengelola yang terampil dan profesional.
David Pulung juga menjelaskan, bahwa bimtek ini hadir sebagai solusi konkret untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pengelola perpustakaan desa agar mampu mengelola fasilitas tersebut secara profesional.
Bapak/Bunda Literasi lanjut dia, merupakan ujung tombak dalam menumbuhkan minat baca sekaligus fasilitator kemajuan masyarakat di desa masing-masing.
“Di era digital dan serba cepat saat ini, tantangan kita semakin besar. Kita dituntut untuk lebih kreatif dalam mengelola perpustakaan agar masyarakat, terutama generasi muda, merasa betah, senang, dan menjadikan membaca sebagai kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan menyerap seluruh ilmu yang dipaparkan oleh para narasumber demi kemajuan desa masing-masing. **
Editor : Andi Salahudin













