Sidak Ke Pasar Inpres, Ini Yang Disampaikan Wako

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detaksilampari.com, LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menegaskan terhitung 1 Oktober 2025, seluruh pungutan liar (pungli) di pasar dalam wilayah Kota Lubuk Linggau ditiadakan, kecuali karcis resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuk Linggau.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau sudah menyiapkan anggaran untuk jasa keamanan. Jadi sebelum ada perubahan, tarif karcis tetap Rp 3.000. Tak ada lagi pungutan lain di luar ketentuan resmi,” ungkapnya.

Pernyataan ini disampaikan orang nomor satu di jajaran Pemkot Lubuk Linggau itu, menanggapi beberapa keluhan dari pedagang maupun pelaku UMKM
saat sidak ke Pasar Impres, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga :  Wako : 2026 Daerah Blankspot Ditargetkan Dapat Terealisasi

Di kesempatan yang sama, wali kota juga menyoroti kondisi Pasar Impres yang dinilai sudah tidak layak.

Ia menyampaikan bahwa Pemkot Lubuk Linggau telah menyiapkan rencana pembangunan ulang Pasar Inpres dengan konsep semi modern pada 2026 mendatang.

“Pasar baru ini akan dibuat semi modern dengan pemisahan antara pasar basah dan pasar kering agar lebih tertata. Pedagang kios juga akan ditempatkan secara terpisah sesuai peruntukan. Dengan kondisi tersebut, Insya Allah Pasar Impres ke depan akan lebih representatif dan menjadi pusat perdagangan yang dikenal luas,” paparnya.

Baca Juga :  Pemkot Lubuk Linggau Dukung Pengembangan Olahraga Tradisional

Selain itu, Pemkot Lubuk Lingau juga akan membahas lebih lanjut bersama DPRD untuk memperkuat regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda), terutama terkait dengan pengelolaan kios dan besaran biaya sewa, agar lebih sesuai dengan kemampuan pedagang.

Sebelumnya, wali kota didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Lubuk Linggau meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau.

Pada kegiatan GPM tersebut, Bulog menyalurkan dua ton beras dalam kemasan 5 kilogram yang dijual kepada masyarakat dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Baca Juga :  Pimpin Rapat Persiapan Kunker DWP Provinsi Sumsel Ke Kota Lubuklinggau, Ini Arahan Sekda

Menurutnya, keberadaan GPM sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah tingginya harga pangan.

“Melalui GPM, masyarakat dapat membeli kebutuhan pangan dengan harga lebih murah dari pasar. Ini adalah salah satu upaya kita untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda, H Trisko Defriyansa, Plt Kepala Dishub, Juniarto, Plt Kasat Pol PP, Fahrizal Raharja, Kabag Perekonomian dan SDA, Yulia Efrina, Kabag Hukum, Ariesta Pranasuri, Camat Lubuk Linggau Barat I, Selvy Novra Agrelya, serta perwakilan Disperindag, Diskominfotiksan, dan OPD terkait lainnya. **

Editor : Andi Salahudin

Sumber Berita : Inspirasi Media

Berita Terkait

Buka Sosialisasi Kebijakan Perparkiran, Ini Arahan Wako
Wako dan Wawako Hadiri Taklim Ramadan 1447 H di Masjid Agung As-Salam
Buka FKP Penyusunan RKPD 2027, Ini Yang Disampaikan Wako
Wako : 2026 Daerah Blankspot Ditargetkan Dapat Terealisasi
Paripurna DPRD Penetapan Propemperda 2026, Ini Yang Disampaikan Wako
Edukasi Gizi Serentak, Rangkaian HGN Ke – 66 Tahun 2026
Melalui Zoom Meting, Pemkot Lubuklinggau Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
Wako Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden RI 
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:14 WIB

Buka Sosialisasi Kebijakan Perparkiran, Ini Arahan Wako

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:59 WIB

Wako dan Wawako Hadiri Taklim Ramadan 1447 H di Masjid Agung As-Salam

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Buka FKP Penyusunan RKPD 2027, Ini Yang Disampaikan Wako

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:30 WIB

Wako : 2026 Daerah Blankspot Ditargetkan Dapat Terealisasi

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Paripurna DPRD Penetapan Propemperda 2026, Ini Yang Disampaikan Wako

Berita Terbaru

error: Content is protected !!