Detaksilampari.com, MUSI RAWAS – Seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, termasuk Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo), dipastikan telah kembali menjalankan tugas kedinasan usai menjalani libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Meski aktivitas perkantoran telah dimulai, sebagian pegawai masih menerapkan sistem kerja fleksibel, mulai dari Work From Anywhere (WFA), Work From Home (WFH), hingga Work From Office (WFO). Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Bupati Musi Rawas No. 800/227/BKSDM/2026.
Kepala Diskominfo Statistik Musi Rawas, Febrian Saputra menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan masa transisi pasca libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi serta Idul Fitri tetap berjalan efektif.
Dalam keterangannya pada Kamis (26/3/2026), Febrian menyebutkan bahwa kewajiban bekerja kembali dimulai tepat setelah berakhirnya masa cuti bersama pada 24 Maret lalu. Namun, sistem fleksibel diberlakukan secara spesifik pada tanggal-tanggal tertentu.
“Sejak 26 Maret ini, seluruh pegawai Pemkab Musi Rawas sudah kembali bekerja. Di Kominfo sendiri, kami menerapkan sistem piket. Jadi meskipun terlihat lebih sepi karena ada yang WFH atau WFA, kantor tidak boleh kosong. Pelayanan tetap jalan,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, adapun beberapa poin penting terkait jadwal kerja tersebut antara lain,
18 – 24 Maret 2026 merupakan masa Libur Nasional dan Cuti Bersama. Sementara, 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 masa pemberlakuan sistem kerja fleksibel sesuai SE Bupati.
Dia juga menjelaskan, berbeda dengan unit kerja administratif, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap beroperasi secara penuh. Seperti, Disdukcapil, Rumah Sakit dan Puskesmas di wilayah Musi Rawas dilaporkan langsung membuka layanan administrasi dan kesehatan begitu masa cuti bersama berakhir. Dan pihak pemerintah menjamin bahwa komunikasi antar lini tetap terjaga melalui kanal digital.
“Meskipun fleksibel, koordinasi dengan pimpinan tetap intens melalui grup WhatsApp. Kami pastikan aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu sedikit pun,” pungkasnya. **
Editor : Andi Salahudin













