Harga Cabai Naik, Ayam Ras Justru Turun Minggu Ketiga Juli 2024

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detaksilampari.com, LUBUKLINGGAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau kembali mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi secara virtual melalui zoom meeting Command Center (CC) Kota Lubuklinggau, Senin(22/7/2024).

Plt Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir  menerangkan hasil tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga minggu ke-3 Juli 2024.

Histori perkembangan inflasi pada Juli sepanjang tahun 2020-2023 dominan mengalami inflasi, kecuali pada Juli 2020 mengalami inflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau cenderung memberikan andil deflasi pada Juli 2020 dan andil inflasi terbesar pada Juli 2021-2023.

Baca Juga :  Seminar LKBHMI, Berikan Wawasan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat

Selain makanan, minuman dan tembakai, kelompok pendidikan sepanjang Juli 2020-2023 juga memberikan andil inflasi cukup signifikan.

Inflasi kelompok bahan makanan dalam 4 (empat) tahun terakhir di bulan Juli dominan mengalami inflasi kecuali Juli 2020 justru deflasi. Menurut historis, komoditas cabai merah, telur ayam ras, bawang merah, dan cabai rawit menjadi komoditas yang seringkali menyumbang andil inflasi.

Harga cabai rawit sampai minggu ketiga Juli 2024 naik 5,46 persen dibanding Juni 2024. Malah jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai rawit terus bertambah. Sebaliknya, harga daging ayam ras turun 1.37 persen dibanding Juni lalu. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga daging ayam ras berkurang.

Baca Juga :  Bersama Masyarakat, Pemkot Gelar Senam Bersama Di Alun-Alun Merdeka

Begitupun dengan harga cabai merah turun sebesar 9.80 persen dibanding Juni. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai merah tetap.

Minggu III Juli 2024, komoditas yang mengalami kenaikan yakni cabai rawit di 187 daerah kabupaten/kota, minyak goreng di 157 daerah kabupaten/kota dan beras di 116 daerah kabupaten/kota.

Baca Juga :  Buka Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral, Ini Yang Disampaikan Plt Asisten II

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menerangkan kebijakan dan aksi strategis Badan Pangan Nasional untuk Pengendalian Inflasi Pangan Daerah.

Disampaikannya, Badan Pangan Nasional telah mengalokasikan anggaran kepada Dinas Urusan Pangan kabupaten/kota dan provinsi seluruh Indonesia untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah dan pengendalian Inflasi. Diharapkan Pemda menyusun jadwal kegiatan GPM dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. **

Editor : Andi Salahudin

Sumber Berita : Diskominfo Lubuklinggau

Berita Terkait

Buka Sosialisasi Kebijakan Perparkiran, Ini Arahan Wako
Wako dan Wawako Hadiri Taklim Ramadan 1447 H di Masjid Agung As-Salam
Buka FKP Penyusunan RKPD 2027, Ini Yang Disampaikan Wako
Wako : 2026 Daerah Blankspot Ditargetkan Dapat Terealisasi
Paripurna DPRD Penetapan Propemperda 2026, Ini Yang Disampaikan Wako
Edukasi Gizi Serentak, Rangkaian HGN Ke – 66 Tahun 2026
Melalui Zoom Meting, Pemkot Lubuklinggau Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
Wako Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden RI 
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:14 WIB

Buka Sosialisasi Kebijakan Perparkiran, Ini Arahan Wako

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:59 WIB

Wako dan Wawako Hadiri Taklim Ramadan 1447 H di Masjid Agung As-Salam

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Buka FKP Penyusunan RKPD 2027, Ini Yang Disampaikan Wako

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:30 WIB

Wako : 2026 Daerah Blankspot Ditargetkan Dapat Terealisasi

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Paripurna DPRD Penetapan Propemperda 2026, Ini Yang Disampaikan Wako

Berita Terbaru

error: Content is protected !!